terdiri atas 8 kecamatan :
Banggae
Banggae Timur
Malunda
Pamboang
Sendana
Tammero’do Sendana
Tubo Sendana
Ulumanda
Jumlah Desa/Kelurahan: ± 62 desa dan 20 kelurahan (BPS 2023, bisa berubah bila ada pemekaran).
Majene adalah bagian dari wilayah Kerajaan Mandar yang terdiri dari 14 kerajaan adat (Pitu Ulunna Salu & Pitu Ba’bana Binanga).
Sejak abad ke-17, daerah ini menjadi pusat perdagangan karena posisinya di jalur pesisir barat Sulawesi.
Pada masa kolonial Belanda, Majene dikenal sebagai kota pelabuhan dan pusat pendidikan.
Tahun 2004, Majene resmi masuk ke dalam wilayah Provinsi Sulawesi Barat hasil pemekaran dari Sulawesi Selatan.
Suku utama: Mandar (termasuk kelompok etnis besar di Sulawesi Barat).
Ada pula Bugis, Makassar, Toraja, Jawa, dan Bali (transmigran).
Budaya khas Mandar di Majene:
Sayyang Pattu’du (kuda menari dengan penunggang cilik, diiringi rebana).
Sandeq (perahu tradisional Mandar yang digunakan nelayan, juga dijadikan ajang lomba Sandeq Race).
Upacara adat laut untuk memohon keselamatan nelayan.
Bahasa daerah: Mandar, selain bahasa Indonesia.
Majene memiliki daya tarik wisata laut, budaya, dan alam:
Pantai Dato’ Majene 🏖️ → ikon wisata Majene dengan pasir putih dan batu karang.
Pantai Barane → pantai indah dengan suasana alami.
Air Terjun Limboro & Lombong 🌊.
Sandeq Race → event budaya & pariwisata berskala nasional.
Wisata Sejarah & Religi → makam raja-raja Mandar, masjid tua, dan situs peninggalan kolonial.
Cengkeh & Kelapa 🌴 → banyak di daerah pesisir dan perbukitan.
Pala & Kakao 🍫 → komoditas perkebunan rakyat.
Padi & jagung 🌽 → di kecamatan pegunungan (Ulumanda, Malunda).
Perikanan laut 🐟 → Majene dikenal sebagai sentra nelayan Mandar dengan perahu Sandeq.
Peternakan → sapi, kambing, ayam.
Produk khas: ikan terbang kering, ikan tuna, dan hasil laut lainnya.
Majene dikenal sebagai kota pendidikan (memiliki kampus Universitas Sulawesi Barat/Unsulbar).
Perdagangan hasil laut dan perkebunan menopang ekonomi daerah.
Potensi wisata bahari dan budaya (Sayyang Pattu’du & Sandeq) berpeluang besar dikembangkan.
Posisi Majene di jalur trans Sulawesi menjadikannya penghubung penting antar kabupaten di Sulawesi Barat.
👉 Jadi, Kabupaten Majene adalah daerah dengan warisan sejarah Mandar yang kuat, kaya budaya maritim (perahu Sandeq, Sayyang Pattu’du), memiliki pesona pantai dan laut, serta potensi ekonomi dari sektor perikanan, kelapa, cengkeh, kakao, hingga pariwisata.

Jl. Pemuda No. 87 Kel. Pekkabata Kec. Polewali Kab. Polewali Mandar Prov. Sulawesi Barat
New text element
Sumber: data ppts cv. haq tani.
| ID | Nama Usaha | Pemilik | Alamat | Telepon |
|---|---|---|---|---|
| RT0000062540 | UD. KIOS RAHMAT | ABD. HAKIM | LINGK. SEGERI DESA BARUGA DHUA | 081341768806 |
| RT0000088074 | UD MEGA REZKI | M. IRFAN | BATU SAMBUA KEL TALLANGBALAO | 082398071979 |
| RT0000090808 | UD TANI BERSAMA | ATENG | JL POROS MAMUJU DESA SALUTAMBUNG | 085824597389 |
| RT0000030903 | HAIDIR TANI | SITTI NURHAIDA MULDA | JL. POROS MAMUJU DESA MEKKATTA | 082190600771 |

Headline
| Nama | Baktiar |
| NIK | |
| email | |
| Nomor | 0853-9744-8171 |

Headline
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Natus, dolores, at, nisi eligendi repellat voluptatem minima officia veritatis quasi animi porro laudantium dicta dolor voluptate non maiores ipsum reprehenderit odio fugiat reiciendis consectetur fuga pariatur libero accusantium quod minus odit debitis cumque quo adipisci vel vitae aliquid corrupti perferendis voluptates.

Headline
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Natus, dolores, at, nisi eligendi repellat voluptatem minima officia veritatis quasi animi porro laudantium dicta dolor voluptate non maiores ipsum reprehenderit odio fugiat reiciendis consectetur fuga pariatur libero accusantium quod minus odit debitis cumque quo adipisci vel vitae aliquid corrupti perferendis voluptates.